Balikpapan- Final Migas CUP 2025 pada Minggu (25/5) di Gelora Patra Balikpapan antara Tim MOR VII Sulawesi dan PEPC Zona 11&13 terjadi. Pertarungan seru ini akhirnya dimenangkan oleh MOR VII dengan skor 3:2. Pertandingan yang berjalan sengit ini ditentukan melalui ganda prestasi terakhir. Dimana MOR VII gagal di dua ganda prestasi awalnya.
Kejutan terjadi sebelumnya, dimana Tim Badak LNG juara bertahan dikalahkan oleh PEPC Zona 11&13 secara dramatis di babak semifinal. Sehingga tahun ini, Badak LNG hanya menempati juara 3 bersama PHI Reg Zona 8,.
Di final perorangan ganda putripun terjadi kejutan. Jura bertahan pasangan Putri Indira dan Mudea Septiani dari RU V tak mampu menghadapi tajamnya serangan Fitri dan Miftahul Janah dari Pertamina Zona 4. Juara bertahan Ganda putri Migas Cup tahun lalu itu akhitnya menyerah 2:0 langsung.
Fahrul Islam, perwakilan tim MOR VII Sulawesi tampak semangat dan bahagia melihat timnya berjuang tanpa kenal lelah babak demi babak. Ini kali kedua tim nya memenangkan Migas CUP. Pada tahun 2023 lalu, piala Migas CUP sudah pernah mendarat di tanah Daeng.
“Saya ucapkan terimakasih pada seluruh tim yang telah tampil maksimal. Kepada manajemen dan sporter yang hadir memberi dukungan. Semangat kekeluargaan di Migas CUP ini juga sangat terjalin. Kami bisa lebih mengenal dari tim dan bagian lainnya”ujar Fahrul.
Ditambahkan Danang Agung selaku panitia pengarah sekaligus Migas Cup 2025. tujuan utama kegiatan ini lebih pada menjalin silaturahmi antar pekerja dilingkungan perusahaan migas. Bagi tim yang juara tahun ini adalah bonus semata, yang penting semua bisa lebih sehat lagi kembali bekerja untuk berrkontribusi kepada bangsa.
“Selamat untuk semua para pemenang Migas CUP 2025, salam sehat dan kita akan bertemu di Migas CUP tahun depan”
Migas CUP XII 2026, panitia secara aklamasi menunjuk MOR VII Sulawesi menjadi tuan rumah. Secara mantap manajemen dan tim MOR VII Sulawesi telah menyanggupi untuk mensukseskan Migas CUP 2026 mendatang.






