RUPSLB Indosat Setujui Perpanjangan Masa Jabatan CEO, Perkuat Transformasi AI

Ekonomi
Post View : 33

Borneonusantara. com, Jakarta, – Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT Indosat Tbk (Indosat/IOH) menyetujui perpanjangan masa jabatan Presiden Direktur dan CEO Vikram Sinha pada 29 September 2026. Keputusan tersebut menjadi bagian dari langkah perseroan melanjutkan agenda transformasi berbasis kecerdasan artifisial atau artificial intelligence (AI) serta mendorong pertumbuhan digital yang inklusif.

Selain memperpanjang masa jabatan Vikram Sinha, RUPSLB juga menyetujui perubahan susunan Dewan Komisaris. Komisaris Seppalga Ahmad mengundurkan diri dari jabatannya dan pengunduran tersebut telah diterima serta disetujui dalam rapat.

Indosat menyampaikan apresiasi atas kontribusi dan dedikasi Seppalga Ahmad selama menjalankan tugasnya sebagai bagian dari Dewan Komisaris.

Corporate Secretary, Director dan Chief Legal and Regulatory Officer Indosat Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, mengatakan keberlanjutan kepemimpinan tersebut memberikan momentum bagi perseroan untuk memperluas implementasi strategi AI North Star.

“Kami menyambut babak baru bagi Indosat, dengan momentum yang kuat dan peluang pertumbuhan yang semakin besar. Berbekal fondasi yang telah kami bangun, kami siap memperluas implementasi strategi AI North Star, memperkuat Customer Love, serta terus mengembangkan kapabilitas untuk menciptakan masa depan digital yang lebih berkelanjutan dan inklusif,” kata Reski.

Dalam strategi tersebut, Indosat tidak hanya mengembangkan infrastruktur AI dan kapabilitas cloud, tetapi juga membangun ekosistem terintegrasi yang mencakup infrastruktur, cloud, platform hingga solusi berbasis AI.

Perseroan menyebut Zankore turut memperkuat kapabilitas komputasi melalui kontrak jangka panjang berkapasitas 200 MW. Sementara RAIA Grid dengan dukungan jaringan fiber sepanjang 86.000 kilometer menjadi bagian dari penguatan konektivitas untuk mendekatkan kapabilitas AI kepada pelaku usaha, pengembang, peneliti dan masyarakat.

Di sisi pengembangan sumber daya manusia, Indosat menargetkan pemberdayaan hingga 2 juta talenta digital pada 2030 melalui kolaborasi dengan perguruan tinggi, pemerintah, mitra teknologi dan pemangku kepentingan lainnya.

Indosat juga mengembangkan uji coba AI-RAN yang dirancang untuk menurunkan konsumsi energi hingga 20 persen dibandingkan jaringan konvensional.

Melalui berbagai agenda tersebut, Indosat menyatakan transformasi AI diarahkan tidak hanya untuk meningkatkan kapasitas teknologi, tetapi juga membuka akses dan peluang digital yang lebih luas bagi masyarakat serta pelaku usaha di Indonesia. (ydar)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *