Ajak Masyarakat Balikpapan Tak Pilih Pemimpin yang Lakukan Money Politik

Politik227 Views

Balikpapan, Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak tinggal menghitung hari, tepatnya 27 November 2024 mendatang. Selama beberapa hari belakangan ini para calaon pemimpin daerah terus menggelar kampanye baik terbuka dan tertutup untuk menarik simpati masyarakat.

Dari tiga pasangan calaon pemimpin daerah Kota Balikpapan yakni Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo (Rahmad-Bagus) Rendi Susiwo Ismail dan Eddy Sunardy (Rendi-Eddy), Muhammad Sa’bani dan Syukri Wahid (Sabani-Syukri) merupakan tokoh yang cukup dikenal masyarakat.

Diungkapkan Pemerhati Kebijakan Publik Kota Balikpapan Hery Sunaryo, Walikota dan Wakil Walikota adalah pemimpin yang akan menjalankan kepemimpinan dilevel kota.

“ Idealnya, sepantasnya seorang walikota dan wakil walikota memiliki atau kapasitas, kapabilitas dan integritas”ujarnya.

Bagi Hery yang merupakan seorang advokat di Balikpapan ini, kapabilitas itu merupakan ukuran terkait profesionalitas, keahlian, kemampuan intelektual, prestasi, pengalaman yang berdampak atau bermanfaat dalam kehidupan sosial.

“Sehingga masyarakat Balikpapan harus teliti dan jeli untuk mengukur dan melihat track record prestasi dari tiga calon yang ada”.terangnya.

Integritas itu merupakan ukuran terkait nilai moral, jujur tidak suka berdusta jika berjanji, berakhlak, memiliki kemampuan berpikir sistematis, biasanya terlihat dari gestur orangnya sabar, sejuk, rendah hati, komunikatif, memiliki kemampuan bekerjasama dengan wakil dan terlihat bijaksana.

“ Kriteria ini tentu tidak mudah dibaca, perlu bukti yang konsisten dan teruji dengan waktu. Ini adalah orang-orang yang jujur, bersih, tulus, ikhlas dalam bekerja”paparnya.

Namun dipertegas olehnya kriteria atau ukuran dari kapabilitas dan integritas untuk mengukurnya secara singkat dan sederhana adalah dengan tidak membeli suara masyarakat atau yang kita kenal dengan money politik.

Karena apabila dia melakukan money politik dengan membagai-bagi uang untuk mempengaruhi masyarakat memilih dia maka ini tanda bahwa calon tersebut tidak memiliki kapabilitas dan integritas karena tindakan money politik itu sama dengan membodohi masyarakat

” Karena setelah dipilih pasti dia akan melakukan korupsi untuk mengembalikan uang yang telah dia keluarkan “tegas Haery.(D/a).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Deprecated: str_replace(): Passing null to parameter #3 ($subject) of type array|string is deprecated in /home/u5299322/public_html/borneonusantara.com/wp-content/plugins/newkarma-core/lib/relatedpost.php on line 627