BALIKPAPAN, – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Balikpapan kembali mendorong pengembangan dan peningkatan daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) melalui penyelenggaraan Mahligai Nusantara 2026.
Event yang memasuki tahun keempat sejak pertama kali digelar pada 2023 tersebut akan berlangsung pada 11–13 September 2026 di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome Balikpapan.
Mahligai Nusantara 2026 mengusung tema “Merangkai Kolaborasi, Mengakselerasi Inovasi untuk UMKM yang Tangguh dan Berdaya Saing”, dengan mengangkat hashtag bahasa daerah Paser #BerayakBetampaSetaketMendenia, yang bermakna “Bersama Berkarya, UMKM Mengglobal”.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Balikpapan Robi Ariadi mengatakan, penyelenggaraan Mahligai Nusantara merupakan bagian dari komitmen BI untuk memperkuat kapasitas dan kualitas produk UMKM di wilayah kerja KPwBI Balikpapan.
Wilayah tersebut meliputi Kota Balikpapan, Kabupaten Paser, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), serta wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN).
“Sinergi dan kolaborasi tersebut diharapkan semakin memperkuat ekosistem untuk mendukung perkembangan aktivitas usaha UMKM,” kata Robi dalam siaran pers, Senin (31/8/2026).
Menurutnya, pengembangan UMKM dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, kementerian/lembaga vertikal, akademisi dan perguruan tinggi, perbankan, serta pelaku usaha.
Mahligai Nusantara 2026 akan menghadirkan sejumlah kegiatan, mulai dari showcase UMKM unggulan, talkshow dan workshop, zona layanan serta konsultasi usaha, hingga zona inspirasi dan Mahligai Attraction.
Produk yang ditampilkan mencakup kriya dan wastra, ready to wear, aksesoris dan handycraft, hingga makanan dan minuman olahan.
Rangkaian kegiatan tersebut dirancang untuk membuka akses UMKM terhadap pengetahuan, jejaring, inovasi, serta peluang pengembangan pasar.
Selain itu, event ini juga akan menghadirkan talkshow bedah buku bersama penulis nasional sebagai bagian dari upaya mendorong penguatan literasi masyarakat. (ydar)












