Pasar Tumpah Pringgodani, Surga Kuliner Tradisional Tiap Akhir Pekan!

Jajanan Nostalgia? Gas ke Pasar Tumpah Pringgodani Tiap Sabtu-Minggu!

Ekonomi499 Views

Borenonusantara.com – Jalan-jalan santai di akhir pekan bisa lebih seru kalau dibarengi dengan petualangan rasa. Di kawasan Pringgodani, ada satu tempat yang selalu bikin perut dan hati bahagia: Pasar Tumpah Pringgodani. Buka setiap Sabtu, Minggu, dan hari libur dari pukul 07.00 sampai 16.00 WITA, pasar ini tak pernah sepi dari pengunjung yang datang demi satu tujuan: jajan makanan tradisional seenak masakan ibu di rumah.

Begitu matahari mulai naik, kawasan ini sudah penuh warna. Para pedagang menggelar dagangan di pinggir jalan, aroma makanan menyeruak dari segala arah. Ini bukan pasar yang mewah, tapi pesonanya luar biasa. Gethuk, lupis, serabi, arem-arem, hingga soto ayam dan bubur Madura—semuanya bisa ditemukan di satu tempat, dengan harga bersahabat dan rasa yang bikin nagih.

Makanan Tradisional Masih Jadi Primadona

Di Pasar Tumpah Pringgodani, yang dijual bukan hanya makanan, tapi juga kenangan. Banyak pengunjung datang karena rindu akan jajanan masa kecil yang sudah sulit ditemui di tempat lain. Dari kue basah hingga lauk pauk rumahan, semuanya tersedia dalam versi terbaiknya.

Selain itu, anak-anak muda pun mulai betah nongkrong di pasar ini. Tidak sedikit food hunter dan konten kreator lokal yang mampir hanya untuk merekam keunikan suasana pasar. Pasar Tumpah Pringgodani kini jadi titik temu lintas generasi, antara yang ingin bernostalgia dan yang ingin mencoba rasa baru.

Aktivitas Ekonomi yang Hidup di Tengah Hutan

Penjual sedang melayani pembeli di Pasar Tumpah Pringgodani Balikpapan (Foto Dok borneonusantara.com)
Pasar Tumpah Pringgodani Balikpapan (Foto Dok borneonusantara.com)

Meski disebut “tumpah”, aktivitas di pasar ini tidak semrawut. Ada penataan dari warga dan pihak kelurahan agar semua berjalan tertib.

Tempat Pasar Tumpah berada di dalam pepohonan yang rindang dengan suasan khas pedesaan yang sejuk.

Fenomena ini juga berdampak positif bagi pelaku UMKM. Banyak ibu rumah tangga, pensiunan, hingga remaja kreatif yang menjual produk mereka di sini. Dari kue kering, sambal rumahan, sampai kerajinan tangan lokal—semuanya bisa ditemukan di Pasar Tumpah Pringgodani.

Jadi kalau kamu bosan ke mal dan ingin menikmati akhir pekan dengan suasana yang lebih hangat dan otentik, Pasar Tumpah Pringgodani adalah jawabannya. Cuma buka Sabtu, Minggu, dan hari libur dari jam 07.00 sampai 16.00 WITA, jadi pastikan kamu gak kelewatan! Ajak teman, keluarga, atau bahkan pasanganmu, karena pasar ini gak cuma mengenyangkan tapi juga bikin suasana makan menyenangkan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *