PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan dan Serikat Pekerja Mathilda FSPPB Gelar Pelatihan Kelistrikan Sederhana untuk Tingkatkan Kompetensi Masyarakat

Ekonomi648 Views

Balikpapan, 19 November 2024 – PT Kilang Pertamina Internasional (KPI) Unit Balikpapan, bekerja sama dengan Serikat Pekerja Mathilda Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (SP Mathilda-FSPPB), kembali mengadakan Pelatihan Kelistrikan Sederhana untuk meningkatkan kompetensi dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat. Pelatihan yang digelar di Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Alkon Best Mandiri ini dibuka secara resmi oleh General Manager PT KPI Unit Balikpapan, Arafat Bayu Nugroho.

Dalam sambutannya, Bayu Nugroho menekankan pentingnya pelatihan ini untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kebakaran yang sering disebabkan oleh korsleting listrik dan instalasi listrik yang tidak sesuai standar. “Pelatihan kelistrikan dasar ini diharapkan bisa memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis, sehingga kita bisa mencegah terjadinya kebakaran yang disebabkan oleh kelalaian dalam pemasangan instalasi listrik yang tidak aman,” ujar Bayu.

Pelatihan ini diikuti oleh 15 peserta terpilih dari 72 pendaftar yang telah menjalani seleksi ketat. Selama enam hari pelatihan, peserta diberikan materi tentang sistem kelistrikan dasar, instalasi listrik rumah tangga yang aman, serta cara-cara memperbaiki kerusakan listrik ringan yang sering terjadi di rumah. Semua materi pelatihan disampaikan oleh instruktur profesional dan berpengalaman di bidang kelistrikan.

Ketua Umum SP Mathilda-FSPPB, Saptono Nugroho, dalam kesempatan yang sama mengungkapkan, pelatihan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah operasional perusahaan. “Kami berharap peserta bisa memanfaatkan kesempatan ini sebagai modal awal untuk memasuki dunia kerja yang lebih luas,” kata Saptono.

Selain memberikan pengetahuan teknis, pelatihan ini juga bertujuan untuk mempersiapkan peserta agar memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja, serta mendorong kemandirian dalam menjalankan pekerjaan kelistrikan sehari-hari.

Direktur LPK Alkon Best Mandiri, Adenuddin Alwy, menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan yang diberikan untuk menyelenggarakan pelatihan ini. “Semoga peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini dengan sebaik-baiknya sebagai bekal untuk memasuki dunia kerja,” ungkap Adenuddin.

Salah satu peserta pelatihan, Dimas, yang berasal dari Kelurahan Baru Tengah, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kesempatan untuk mengikuti pelatihan ini. “Saya mengikuti pelatihan ini untuk menambah wawasan dan memperoleh sertifikat BNSP. Semoga ilmu yang saya dapatkan bisa bermanfaat bagi diri saya dan orang lain,” ujarnya.

Pelatihan ditutup dengan ujian kompetensi dan penyerahan sertifikat BNSP kepada peserta yang berhasil lulus. Sertifikat ini diharapkan dapat menjadi nilai tambah bagi peserta dalam mencari peluang kerja di bidang kelistrikan. Selain itu, lima peserta dengan nilai post-test terbaik juga diberikan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka selama pelatihan.

Pelatihan kelistrikan sederhana ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT KPI Unit Balikpapan yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat melalui program RU V Bergerak, Sinergi dan Mandiri (RUMAH BERSERI). Dengan adanya pelatihan ini, PT KPI berharap dapat berkontribusi lebih besar dalam peningkatan kualitas SDM di sekitar wilayah operasional perusahaan, sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih mandiri dalam mengatasi permasalahan kelistrikan sehari-hari.

Manager Umum LPK Alkon Best, Syarifullah, menutup acara dengan harapan agar peserta dapat menerapkan ilmu yang didapat dan siap menghadapi tantangan di dunia kerja. “Kami berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi peserta dan memberi mereka bekal yang berguna untuk mengembangkan diri di masa depan,” tambahnya.

Dengan adanya program pelatihan seperti ini, PT KPI Unit Balikpapan berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan sumber daya manusia di sekitar wilayah operasionalnya, membuka lebih banyak peluang kerja, dan membantu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan kompeten.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *