BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan mendukung kelanjutan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balikpapan Barat. Keberadaan rumah sakit tersebut dinilai menjadi langkah strategis untuk memperkuat pelayanan kesehatan sekaligus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur di wilayah barat kota.
Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan dari daerah pemilihan (dapil) Balikpapan Barat, Ari Sanda, mengatakan pembangunan RSUD Balikpapan Barat sangat dibutuhkan masyarakat. Selain memperkuat sistem kesehatan daerah, rumah sakit tersebut diharapkan dapat memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan medis.
“Kami tetap optimistis pembangunan RSUD Balikpapan Barat dapat dilanjutkan. Keberadaan rumah sakit ini sangat penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan medis,” ujar Ari Sanda, Kamis (27/8/2026).
Menurutnya, pembangunan RSUD Balikpapan Barat yang sempat terhenti pada 2026 diharapkan kembali dilanjutkan pada 2027. Namun, ia mengakui, penganggaran kembali proyek tersebut bukan perkara mudah karena pemerintah daerah menghadapi keterbatasan fiskal.
“Memang tidak mudah untuk menganggarkan kembali pembangunan RSUD ini. Kita juga harus melihat kondisi keuangan daerah, apalagi ada pemangkasan transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat,” jelasnya.
Ari menilai, pembangunan di Balikpapan Barat perlu mendapat perhatian lebih. Pasalnya, kawasan tersebut dinilai masih tertinggal dibandingkan sejumlah wilayah lain di Kota Balikpapan dalam hal pembangunan infrastruktur.
“Balikpapan Barat ini selama kurang lebih 15 tahun tertinggal dari kecamatan lainnya, seperti Balikpapan Utara, Tengah, Kota dan Selatan. Jadi wajar kalau masyarakat Balikpapan Barat sekarang meminta perhatian lebih dalam pembangunan,” ungkapnya.
Ia menegaskan, pemerataan pembangunan tidak hanya berkaitan dengan pembangunan rumah sakit. Sejumlah infrastruktur lain juga perlu mendapat perhatian pemerintah, mulai dari peningkatan kapasitas jalan hingga fasilitas pendidikan dan revitalisasi pasar.
“Selain pembangunan RSUD, ada pelebaran Jalan Suprapto, penambahan sekolah, serta revitalisasi Pasar Inpres Kebun Sayur. Pasar ini kita harapkan bisa menjadi ikon kerajinan yang dikenal bukan hanya di Balikpapan, tetapi juga di Indonesia,” kata politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.
Ari berharap berbagai program pembangunan di Balikpapan Barat dapat direalisasikan secara bertahap dengan tetap menyesuaikan kemampuan anggaran daerah. Menurutnya, pemerataan pembangunan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat.






