Percantik Wajah Kota, DPRD Apresiasi Pengecatan Median Jalan Ahmad Yani

BALIKPAPAN – DPRD Kota Balikpapan mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Balikpapan melalui Dinas Pekerjaan Umum (DPU) yang melakukan pengecatan median jalan di sepanjang Jalan Ahmad Yani.

Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H. Yusri, menilai pengecatan median jalan merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menjaga dan mempercantik wajah kota, sekaligus meningkatkan kenyamanan serta keamanan bagi pengguna jalan.

“Pengecatan median jalan ini tentu kami sambut baik. Selain membuat kawasan terlihat lebih rapi dan menarik, kegiatan ini juga menjadi bagian dari pemeliharaan infrastruktur perkotaan,” ujar Yusri, Senin (24/8/2026).

Menurutnya, pekerjaan tersebut dilakukan setelah median lama dibongkar dan diganti dengan median baru yang memiliki konstruksi lebih tinggi. Saat ini, proses pengecatan median jalan di sepanjang Jalan Ahmad Yani telah dilakukan.

Yusri berharap, setelah pekerjaan pengecatan selesai, Pemkot Balikpapan dapat segera melanjutkan dengan penataan dan penggantian tanaman di area median.

“Setelah pengecatan selesai, saya mendorong agar tanaman di median juga segera ditata atau diganti. Dengan begitu, jalan akan terlihat lebih asri, indah dan nyaman dilalui masyarakat,” katanya.

Politikus Partai Golkar yang juga merupakan anggota DPRD dari daerah pemilihan Balikpapan Selatan itu menambahkan, keberadaan tanaman di median tidak hanya berfungsi sebagai penghias jalan, tetapi juga dapat memperkuat kesan hijau dan nyaman di kawasan perkotaan.

Terlebih pada malam hari, keberadaan lampu penerangan jalan yang berpadu dengan median serta tanaman yang tertata dinilai dapat semakin mempercantik suasana Kota Balikpapan.

“Kalau median ditata dengan baik, ditambah tanaman yang terawat dan pencahayaan yang bagus, tentu akan semakin memperindah kota, terutama pada malam hari,” tuturnya.

Namun, Yusri menegaskan, fungsi utama median jalan bukan sekadar untuk mempercantik kawasan. Median memiliki fungsi penting sebagai pembatas dan pemisah arus kendaraan yang bergerak dari arah berlawanan.

“Median bukan hanya soal estetika. Yang lebih utama adalah sebagai pemisah lalu lintas dari arah yang berlawanan sehingga dapat membantu mengatur arus kendaraan dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan,” jelasnya.

Ia berharap pemeliharaan median jalan dan fasilitas pendukungnya dilakukan secara berkelanjutan agar infrastruktur jalan di Balikpapan tetap terawat, aman, sekaligus mampu mendukung wajah kota yang semakin tertata.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *