Borneonusantara.com, KUTAI KARTANEGARA – Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berupaya memperoleh tambahan bantuan penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dari pemerintah pusat pada 2027.
Langkah tersebut disiapkan melalui rencana pengajuan usulan kepada Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar masih mengumpulkan data kebutuhan sebelum menentukan jumlah bantuan yang akan diajukan.
Kepala Disperkim Kukar mengatakan, peluang penambahan bantuan pada 2026 dinilai sudah tidak tersedia, karena proses tahun anggaran tersebut telah memasuki tahap final.
“2027 kita berusaha untuk mendapatkan bantuan lagi,” ujarnya belum lama ini.
Ia menjelaskan, penyusunan usulan harus didasarkan pada data yang lengkap agar kebutuhan yang disampaikan kepada pemerintah pusat sesuai dengan kondisi riil di lapangan.
“Kami tidak hanya menghitung jumlah rumah yang membutuhkan perbaikan, tetapi juga mengidentifikasi kondisi lingkungan permukiman yang memerlukan penanganan,” jelasnya.
Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi prasarana, sarana, dan utilitas, termasuk jalan lingkungan dan drainase. Kebutuhan fasilitas pencegahan kebakaran juga perlu dikoordinasikan dengan instansi terkait.
Berdasarkan pendataan sementara, Kukar memiliki sekitar 2.298 RTLH. Namun, jumlah itu masih berpotensi bertambah karena sebagian rumah belum melalui proses verifikasi.
Sementara itu, untuk penanganan melalui program daerah pada 2026, Disperkim menyebut terdapat sembilan unit yang masih dalam proses administrasi. Jumlah tersebut belum dapat disebut sebagai realisasi akhir karena pelaksanaannya masih berjalan.
Selain dukungan pemerintah pusat, penanganan rumah tidak layak huni juga dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan perusahaan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).
“Kami berharap data yang telah diverifikasi dapat menjadi dasar untuk menentukan kebutuhan bantuan secara lebih terukur dan memperbesar peluang memperoleh dukungan tambahan pada tahun berikutnya,” pungkasnya.(ADV)












