Borneonusantara.com, Kutai Kartanegara – Peningkatan produktivitas pertanian tidak hanya bergantung pada luas lahan, tetapi juga dukungan infrastruktur yang memadai. Hal ini menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam mengoptimalkan lahan pertanian seluas 100 hektare di Desa Jembayan Tengah, Kecamatan Loa Kulu.
Bupati Kukar Aulia Rahman Basri mengatakan, pembangunan infrastruktur melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) diarahkan untuk mendukung aktivitas petani, terutama melalui penyediaan akses menuju lahan pertanian.
Salah satu sasaran pembangunan ialah Jalan Usaha Tani sepanjang sekitar 2,1 kilometer. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pertanian sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan hasil produksi.
“Secara hektare sekitar 100 hektare lahan yang akan terbantu dengan adanya kegiatan ini. Dan ini tentunya akan meningkatkan produktivitas daripada petani,” ungkapnya.
Menurut Aulia, dukungan terhadap sektor pertanian perlu diarahkan pada manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Peningkatan produktivitas diharapkan turut mendorong kesejahteraan petani melalui hasil usaha tani yang lebih optimal.
Selain akses jalan, ketersediaan air juga menjadi bagian dari upaya mendukung kegiatan pertanian di Jembayan Tengah. Dalam program tersebut, terdapat rencana pembangunan lima titik sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian tanaman pangan.
“Penyediaan sarana pengairan ini diharapkan dapat menunjang aktivitas petani dalam mengelola lahan. Dengan dukungan akses dan sumber air, kegiatan pertanian di kawasan ini diharapkan dapat berjalan lebih optimal” tuturnya.
Pembangunan infrastruktur pertanian itu dilaksanakan melalui kolaborasi Pemerintah Kabupaten Kukar dengan TNI dan sejumlah pemangku kepentingan melalui program TMMD.
Aulia berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut untuk memperluas manfaat pembangunan bagi masyarakat desa. Menurutnya, pembangunan infrastruktur perlu memberikan dampak nyata terhadap aktivitas ekonomi warga, termasuk masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.
“Penguatan akses dan sarana pengairan di Jembayan Tengah pun diharapkan menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian sekaligus meningkatkan produktivitas petani di Kukar,” tandasnya. (ADV)





